Friday, November 26, 2010
Beginilah Kalau Warnet Pakai BOX, Sepasang Pelajar Pun ML Panas
10 Fakta Perilaku & Kebiasaan Berinternet Orang Indonesia

2. Penetrasi internet pada segmen penduduk usia 15-29 tahun paling tinggi dibandingkan segmen usia lain dengan persentase sebesar 64 persen. Diikuti usia 20-24 tahun sebesar 42 persen. Berikutnya usia 25-29 tahun sebesar 28 persen, kemudian usia 30-34 tahun sebesar 16 persen, usia 40-44 tahun sebesar 12 persen, dan usia 45-50 tahun sebesar 5 persen.
3. Pengguna internet tidak hanya di kota besar, tetapi juga menyebar di kota-kota kecil.
4. Warung internet(warnet) paling sering digunakan mengakses internet, 83 persen dari pengguna online menggunakan warnet dalam satu bulan terakhir. Disusul akses dari handphone, PDA, dan perangkat mobile lain sebesar 22 persen, dari kantor 19 persen, dari sekolah 17 persen, dan dari rumah 16 persen.
5. Enam dari 10 pengguna internet mengunjungi situs jaringan sosial(social network) setiap bulan.
6. Sebanyak 28 persen masyarakat perkotaan mengakses internet dalam satu bulan terakhir. 6 persen mengakses internet tiap hari.
7. Penggunaan internet yang tinggi tidak hanya didominasi Jakarta, tetapi juga merata di banyak kota lain.
8. Aktivitas internet paling sering digunakan bukan untuk membuka berita online atau bertransaksi, melainkan untuk membuka email berbasis web sebesar 59 persen, instant messenger 58 persen, membuka situs jaringan sosial 58 persen, mesin pencari 56 persen, membaca berita online 47 persen. Setelah itu baru untuk keperluan lain. Untuk membuka internet banking hanya 5 persen. Untuk transaksi online? Masuk urutan terakhir, cuma 3 persen.
9. Yahoo! adalah layanan email berbasis web paling dominan, sedangkan Google dominan untuk mesin pencari.
10. Situs jaringan sosial masih merajai. Sebanyak 58 persen mengakses situs jaringan sosial.
Alasan Mengapa Sarang Telur Laba-Laba Sangat Ampuh Penyembuh Luka
Plester luka, perban serta bahan obat seperti salep ternyata masih kurang efektif. Cara tradisional seperti penggunaan sarang telur laba-laba terbukti lewat penelitian lebih efektif.
Hal tersebut diungkapkan dalam penelitian Rezza Putri Mahartika, Fauzizah Fatma Ningrum dan Erissa Hanifah, siswi-siswi MTs Negeri Kediri II Jawa Timur, salah satu finalis Lomba Karya Tulis Ilmiah Remaja Ke-42 Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
Hal tersebut diungkapkan dalam penelitian Rezza Putri Mahartika, Fauzizah Fatma Ningrum dan Erissa Hanifah, siswi-siswi MTs Negeri Kediri II Jawa Timur, salah satu finalis Lomba Karya Tulis Ilmiah Remaja Ke-42 Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
"Terpikir meneliti ini (sarang telur laba-laba) karena nenek saya sering menggunakannya kalau saya luka ketika kecil," ujar Rezza yang dahulu tak mengerti bahwa yang digunakan neneknya adalah sarang telur laba-laba. Ia dahulu hanya mendeskripsikannya sebagai kotoran berwarna putih seperti kapas. Lewat penelitian ini, ia hendak membuktikan secara ilmiah tentang manfaat dari sarang telur laba-laba itu.
Rezza bersama kawan-kawannya memulai penelitiannya di sekolah dengan mengujicobakan penggunaan sarang telur laba-laba untuk menutup luka pada mencit. Ia membuat sayatan pada beberapa mencit dengan pisau cukur untuk membuat luka, kemudian menutupnya dengan sarang telur laba-laba tersebut. Ia mengontrol luka setiap harinya untuk mengetahui apakah luka sudah mengering dan menutup.
"Dari hasilnya, luka sudah bisa mengering dan menutup pada hari ke 5. Sementara penggunaan salep, plester, lukanya masih basah pada hari kelima tersebut," jelas Rezza. Luka yang telah mengering dan menutup bisa dilihat dari tumbuhnya jaringan di permukaan kulit yang disebut epidermis.
Penasaran dengan hasil ujiocoba itu, Rezza dan timnya kemudian membawa sampel sarang telur laba-laba ke Pusat Penelitian lmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek), Serpong, Tangerang. Ia melakukan analisis tentang ciri-ciri sarang telur laba-laba tersebut sehingga bisa mengetahui karakter penyusun bahannya yang mendukung proses penutupan luka.
"Hasil analisa polimer menunjukkan bahwa polimer berbentuk kristal. sementara jenis polimernya adalah protein," jelas Rezza. Menurutnya, polimer yang berbentuk kristal bisa berinteraksi dengan darah sehingga mendukung proses pembekuan. Sementara itu, bahan protein yang terkandung dalam sarang laba-laba memiliki peran untuk membantu proses pembenkuan darah.
Manfaat bahan sarang telur laba-laba juga terbukti dari ukuran serat fiber penyusunnya. "Serat fibernya berukuran 200 hingga 500 nanometer. Kalau ukuran serat fiber kurang dari 500 nanometer, maka fiber tersebut baik untuk kepentingan medis," terang Rezza yang menghabiskan sekitar 11 juta untuk penelitian dan biaya hidup selama meneliti di Puspiptek, Serpong.
Ditanya tentang kemungkinan sarang telur laba-laba menjadi produk komersial, Rezza mengatakan, "Masih perlu penelitian lebih lanjut." Namun, ia menjelaskan bahwa sarang telur laba-laba ini sangat baik untuk menutup luka sebab mengandung bahan anti mikroba sehingga bisa mencegah infeksi.
Penelitian Rezza dan timnya masuk dalam babak final Lomba Karya Tulis Ilmiah Remaja ke 42 yang diselenggarakan LIPI pada hari ini (22/11/10) di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat.
Label:
laba-labaampuh,
manfaat obat,
obat,
penyembuh
10 Ponsel Android terbaik di dunia 2010
Kehadiran sistem operasi ponsel besutan Google, Android menyita perhatian sejumlah vendor ponsel dunia. Sejumlah vendor, berbondong-bondong berupaya membenamkan 'robot hijau' alias android di ponsel keluarannya. Dari beberapa model ponsel yang dikeluarkan vendor, ada beberapa ponsel yang dikategorikan sebagai ponsel Android terbaik. Dan untuk mengoptimalkan ponsel android Anda, pastikan menggunakan paket mobile internet dari XL. Berikut 10 Ponsel Android berdasarkan segi kemampuan dan fitur
1. HTC Droid Incredible
2. Google Nexus One

3. Motorola Droid
4. Motorola Cliq
5. Samsung Behold II
6. Samsung Moment
7. HTC Droid Eris
8. HTC Hero

9. myTouch 3G (TMobile)

10. Motorola Devour

1. HTC Droid Incredible
2. Google Nexus One
3. Motorola Droid
4. Motorola Cliq
5. Samsung Behold II
6. Samsung Moment
7. HTC Droid Eris
8. HTC Hero
9. myTouch 3G (TMobile)
10. Motorola Devour
Label:
android,
ponsel,
ponsel terbaru,
terbaru
Subscribe to:
Posts (Atom)